GARDA PERS.ID | BEKASI – Anugerah gelar kehormatan Doctor Honoris Causa yang diterima Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), TB Rahmad Sukendar, S.Sos., S.H., M.H., menjadi momentum baru untuk memperluas kiprah di bidang pendidikan, penelitian, literasi informasi, dan pembinaan generasi muda.
Rahmad Sukendar dikukuhkan sebagai Dewan Pembina Sekolah Tinggi Ilmu Jurnalistik Nasional (STIJNAS) di Kampus A STIJNAS, Kota Bekasi. Penganugerahan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Rektor STIJNAS, H. Qodiran, bersama Pimpinan Kampus STIJNAS, H. Dadang Budiman.
Gelar kehormatan di bidang penelitian tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kiprah Rahmad Sukendar selama 23 tahun memimpin BPI KPNPA RI, termasuk dalam kegiatan penelitian, pembinaan kader, aktivitas sosial kemasyarakatan, serta berbagai kegiatan yang bersentuhan dengan kepentingan publik.
Namun, bagi Rahmad, penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir.
“Gelar ini bukan akhir dari perjuangan. Justru menjadi tanggung jawab untuk terus memberikan manfaat. Pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang berpikir kritis, memiliki integritas dan berani memperjuangkan kebenaran berdasarkan fakta,” ujar Rahmad.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah mengubah wajah dunia jurnalistik. Informasi dapat menyebar dalam hitungan detik, tetapi tidak seluruh informasi yang beredar dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Karena itu, pendidikan jurnalistik harus memperkuat kemampuan riset, verifikasi, literasi digital, etika jurnalistik, hingga pemeriksaan fakta.
“Jangan sampai kecepatan mengalahkan ketepatan. Jurnalis harus menjadi bagian dari solusi, bukan justru menambah persoalan dengan informasi yang tidak terverifikasi,” tegasnya.
Rahmad berharap sinergi BPI KPNPA RI dan STIJNAS dapat menjadi ruang untuk memperluas pendidikan masyarakat, meningkatkan kemampuan penelitian, serta melahirkan generasi muda yang berani berpikir dan bertindak berdasarkan ilmu pengetahuan.
Rektor STIJNAS, H. Qodiran, mengatakan kehadiran TB Rahmad Sukendar sebagai Dewan Pembina diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan organisasi kemasyarakatan.
“Beliau memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat. Kami yakin kehadiran beliau di STIJNAS akan membawa semangat baru bagi civitas akademika,” ujar Qodiran.
Sementara itu, H. Dadang Budiman selaku Pimpinan Kampus STIJNAS menilai pengalaman Rahmad dalam membangun organisasi, melakukan penelitian, serta menjalankan berbagai kegiatan sosial dapat memberikan perspektif baru bagi pengembangan pendidikan jurnalistik.
Dengan bergabungnya TB Rahmad Sukendar sebagai Dewan Pembina, STIJNAS diharapkan tidak hanya menjadi tempat mahasiswa mempelajari teori jurnalistik, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan kemampuan penelitian, pemahaman terhadap persoalan masyarakat, serta penanaman nilai integritas dan tanggung jawab sosial.
Momentum tersebut sekaligus menegaskan bahwa pendidikan dan jurnalistik memiliki tanggung jawab yang sama: mencerdaskan masyarakat, melawan informasi menyesatkan, serta menyiapkan generasi yang mampu menjaga masa depan bangsa melalui ilmu pengetahuan, fakta, dan integritas.(Tim Garda Pers.Id)


0Komentar