GpW5BSYiTUd0TfW0TUMpTUW8GA==
Breaking
Terkini

Ketua BPI KPNPA RI Wilayah Kepulauan Mentawai Desak Polda Sumbar Usut Tuntas Aliran Dana Rp50,335 Miliar Kasus Bank Nagari Capem Siberut

Ukuran huruf
Print 0


MENTAWAI, GARDA PERS.ID – Ketua BPI KPNPA RI Wilayah Kepulauan Mentawai, Tuhowoloo Telaumbanua, S.IP, mendesak Polda Sumatera Barat untuk mengusut tuntas dugaan tindak pidana perbankan terkait penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit konvensional di Bank Nagari Cabang Pembantu (Capem) Siberut.


Sebelumnya, Polda Sumbar telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara yang melibatkan 125 debitur dengan total plafon kredit mencapai Rp50,335 miliar.



Menurut Tuhowoloo Telaumbanua, nilai tersebut sangat besar sehingga penyidik perlu menelusuri aliran dana secara menyeluruh.


"BPI KPNPA RI Wilayah Kepulauan Mentawai mempertanyakan ke mana aliran dana Rp50,335 miliar tersebut mengalir. Dengan nilai sebesar itu, kami berharap penyidik tidak berhenti pada penetapan tiga tersangka, tetapi juga menelusuri aliran dana dan mengungkap pihak-pihak lain apabila memang ditemukan keterlibatannya berdasarkan alat bukti yang sah," ujarnya.


Ia menegaskan bahwa BPI KPNPA RI mendukung langkah Polda Sumbar dalam mengusut perkara tersebut secara profesional, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, apabila dalam proses penyidikan ditemukan adanya keterlibatan pihak lain yang turut menikmati hasil dugaan tindak pidana, maka seluruhnya harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.


"Masyarakat Kepulauan Mentawai menaruh harapan besar agar perkara ini diungkap secara menyeluruh. Penegakan hukum yang tuntas akan memberikan kepastian hukum, mengungkap aliran dana secara terang, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum," tutupnya.

(Redaksi GARDA PERS.ID)

Ketua BPI KPNPA RI Wilayah Kepulauan Mentawai Desak Polda Sumbar Usut Tuntas Aliran Dana Rp50,335 Miliar Kasus Bank Nagari Capem Siberut
Baca Juga
Berita Berikutnya

0Komentar

Tautan berhasil disalin