(Foto. Garda Pers.Id Polres Kep. Mentawai di Desa SP II Kec. Sipora Utara)
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program sosial dan lingkungan.
![]() |
| Foto. Garda Pers.Id Polres Mentawai) |
Hal itu disampaikan Kapolda Sumbar saat memberikan sambutan secara virtual (Zoom) dalam kegiatan deklarasi dan penanaman pohon Program Sejukasri Hijaukan Sumbar yang dipusatkan di Kota Sawahlunto.
Dalam sambutannya, Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus melakukan penghijauan dengan menanam pohon secara berkelanjutan.
"Kami mengajak agar setiap bulan dilakukan penanaman seribu pohon yang bermanfaat bagi masyarakat. Polisi bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga harus hadir memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat," ujar Kapolda Sumbar.
Kapolda juga menyinggung persoalan pertambangan tanpa izin (PETI). Menurutnya, aktivitas pertambangan ilegal merupakan pelanggaran hukum. Namun, penanganannya perlu dilakukan melalui pendekatan yang lebih komprehensif, termasuk dari sisi ekonomi masyarakat.
"Kita tahu bahwa penambangan tanpa izin adalah pelanggaran hukum. Namun, kami dari Polda Sumbar juga mencari solusinya. Mari kita duduk bersama dan melihat dari pendekatan ekonomi. Saat ini masyarakat menghadapi kesulitan ekonomi, sehingga diperlukan solusi yang tidak merusak lingkungan dan alam," katanya.
Selain itu, Kapolda menegaskan bahwa Polri juga memiliki tanggung jawab membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, banyak anggota Polri yang memiliki berbagai keahlian dan latar belakang pendidikan yang dapat dibagikan kepada masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan usaha produktif.
"Misalnya tanaman jagung, jika ditanam dengan baik dan menggunakan ilmu yang benar, satu hektare lahan bisa menghasilkan hingga 10 ton. Di Sumbar masih banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan. Karena itu, kehadiran polisi di tengah masyarakat harus mampu membagi ilmu dan membantu meningkatkan perekonomian masyarakat," ujarnya.
Kapolda juga mengajak sektor perbankan, khususnya BRI, untuk turut membantu masyarakat yang memiliki usaha kecil dan membutuhkan dukungan permodalan serta pendampingan.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Sawahlunto juga menyampaikan arahannya mengenai pentingnya menjaga kekompakan dalam gerakan penghijauan demi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Menutup sambutannya, Kapolda berharap masyarakat semakin memahami peran Polri sebagai mitra yang hadir untuk membantu dan melayani.
"Tolong sampaikan kepada masyarakat melalui media, bahwa polisi itu milik masyarakat, bukan musuh masyarakat," tegas Kapolda Sumbar.
(Tim GARDA PERS.ID)


0Komentar