GARDA PERS.ID | PADANG – Dewan Pimpinan Nasional Asosiasi Media Online Nusantara (DPN ASANTARA) terus menunjukkan komitmennya dalam membangun organisasi media online yang profesional, independen, dan berintegritas.
Melalui Rapat Formatur yang digelar pada Minggu, 28 Juni 2026, jajaran pimpinan nasional menetapkan sejumlah langkah strategis sebagai fondasi pengembangan organisasi untuk periode 2026–2031.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPN ASANTARA, Drs. H. Marlis, M.M., C.Med., didampingi Wakil Ketua Umum Darmen, Sekretaris Jenderal Zulfadli, S.E., Bendahara Umum Mislinda, S.Ag., S.Pt., M.M., serta Koordinator Bidang Mukhtisar.
Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah keputusan penting, di antaranya penyelesaian struktur kepengurusan DPN ASANTARA periode 2026–2031 guna memperkuat kepemimpinan organisasi yang solid, efektif, dan mampu menjalankan agenda strategis di tingkat nasional.
Selain itu, DPN ASANTARA menetapkan program jangka pendek yang meliputi penyelesaian legalitas organisasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, penetapan sekretariat resmi sebagai pusat koordinasi nasional, rekrutmen anggota secara selektif dengan mengedepankan legalitas media, integritas, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.
Program lainnya mencakup penerbitan berita bersama sebagai bentuk sinergi antaranggota, penyelenggaraan forum diskusi bulanan dan diskusi mingguan mengenai isu-isu strategis, pembentukan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) ASANTARA di seluruh provinsi Indonesia, serta persiapan pemindahan Kantor Pusat DPN ASANTARA ke Jakarta.
Rapat juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah tokoh nasional yang telah menyatakan kesediaannya bergabung sebagai unsur Dewan Pembina, Dewan Pengawas, dan Dewan Kehormatan, yaitu:
Halius Hosen, S.H.
Andre Rosiade
H. Basril Djabar
Prof. Ganefri, Ph.D.
Adithya Warman, S.H., M.H.
Prof. Yuspar, S.H., M.Hum.
Drs. H. M. Mufti Syarfie
Tamsir J. Rahmat
Sementara itu, DPN ASANTARA juga menetapkan dua Penasehat Hukum organisasi, yakni Dr. Suharizal, S.H., M.H. dan M. Fauzan Alinia, S.H., yang diharapkan mampu memperkuat aspek legalitas, tata kelola organisasi, serta pendampingan hukum.
Ketua Umum DPN ASANTARA, Drs. H. Marlis, M.M., C.Med., menyampaikan bahwa dukungan para tokoh nasional menjadi energi baru bagi seluruh jajaran pengurus.
"Kesediaan para tokoh nasional untuk menjadi bagian dari Dewan Pembina, Dewan Pengawas, dan Dewan Kehormatan merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah besar bagi DPN ASANTARA. Dukungan ini semakin memacu semangat seluruh pengurus untuk membangun organisasi yang kredibel, profesional, independen, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pers nasional," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa DPN ASANTARA tidak hanya menjadi wadah berhimpunnya perusahaan media online, tetapi juga menjadi rumah bersama bagi media online Indonesia dalam memperkuat kualitas jurnalisme, menjaga etika profesi, meningkatkan kompetensi insan pers, serta menjadi mitra strategis pemerintah dan seluruh elemen bangsa dalam mengawal demokrasi dan kepentingan publik.
Dengan berbagai keputusan strategis tersebut, DPN ASANTARA optimistis dapat memperluas jaringan organisasi ke seluruh Indonesia, memperkuat sinergi antarmedia online, serta menghadirkan organisasi pers yang modern, berwibawa, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pembangunan nasional.(*Tim Redaksi)

0Komentar